Jumat, 19 Februari 2010

School Phobia

School Phobia ini banyak terjadi pada anak-anak. School Phobia adalah suatu kecemasan atau ketakutan ataupun ketidaknyamanan di sekolah yang dirasakan oleh anak-anak. Mereka lebih nyaman dimana saja daripada di sekolah. School Phobia ini berbeda dengan School Refusal, School Refusal mengalami Distrss emosional yang berkaitan dengan masuk sekolah seperti anxietas atau depresi. Orang tua menyadari absennya anak dari sekolah dan anak seringkali membujuk orang tua untuk mengijinkannya tinggal dirumah serta waktu sekolah dihabiskan dirumah ini terjadi karena menurutnya rumah adalah tempat yang paling aman dan secure.
School Phobia juga sering disamarkan dengan gangguan cemas perpisahan. Gangguan cemas perpisahan sangat tergantung dengan gejala-gejala yang lain dan membuat fungsi yang lain terganggu. Gangguan cemas perpisahan ini selalu teringat akan rumah dan figure yang dekat dengannya saat berada disekolah. School Phobia terjadi pada anak laki-laki usia > 10 tahun dan dari sosioekonomi yang tinggi sedangkan anak-anak yang takut dipisahkan yang terjadi pada wanita berusia kuarang dari 10 tahun. School Phobia yang terjadi pada anak-anak akan menimbulkan atau meningkatkan resiko untuk terjadi depresi dan cemas pada masa dewasa.
School Phobia dapat ditanggulangi dengan cara Disensitisasi Sistematik, yaitu terapis menolong anak menulis tingkat kecemasan dari yang rendah sampai level yang tinggi kemudian direlaksasi. Setelah dilatih relaksasi anak tersebut diminta untuk melakukan relaksasi setelah dia membanyangkan apa yang dia cemaskan. Prolonged Exposure, yaitu anak dipaparkan pada hal-hal yang dia cemaskan sehingga akan mencetuskan reaksi psikologis. Modeling, yaitu anak mengobservasi orang lain yang berinteraksi secara adaptif pada object yang ditakuti. Cognitive Self Management, yaitu anak mengeluarkan kata-kata yang menguatkan dirinya, seperti “saya berani dan mampu menjaga diri saya sendiri”.

Sumber: http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi/11/42940f391e452946a99c5d2ee9d866bb5d924bb7.pdf

Sabtu, 26 Desember 2009

Fenomena Bunuh Diri

Akhir-akhir ini banyak terjadi fenomena bunuh diri di sejumlah kota. Bunuh diri biasanya dilakukan ditempat-tempat yang memiliki bangunan yang tinggi atau jembatan-jembatan.

Pada artikel ini http://rh13dh4.blogspot.com/2009/12/bunuh-diri-itu-menular.html, banyak menceritakan media yang sangat membantu dalam kasus bunuh diri ini dan menceritakan tentang kesehatan mental kenapa orang sampai dapat bunuh diri. Di dalam artikel ini juga disebutkan tentang sebuah organisasi yang menampung curahan hati semua cerita-ceritanya.

Media sangat membantu dalam menyalurkan pemberitaan tentang berbagai hal salah satunya adalah fenomena bunuh diri ini. Disini dikatakan bahwa bunuh diri itu menular, itu disebabkan karena media juga memaparkan penyebab sikorban bunuh diri dan jika ada orang lain yang merasa mempunyai masalah yang sama maka ia akan teringat oleh kejadian bunuh diri dan ia juga dapat mempunyai niat untuk bunuh diri. Niat untuk bunuh diri mungkin banyak dialami oleh sebagian masyarakat namun yang berhasil melakukannya atau yang dapat diliput oleh media hanya sebagian dari orang-orang yang berniat bunuh diri karena niat itu dapat diurungkan atau ada yang sudah melakukannya namun gagal.

Faktor orang bunuh diri di dalam artikel ini juga menjelaskan bahwa bukan hanya satu factor tetapi terdiri dari beberapa factor misalnya; biologik, genetik, psikologik, sosiobudaya, ekonomi, masalah interpersonal, kepribadian, dan masalah psikiatrik.


Menurut saya memang fenomena bunuh diri ini saat ini sangat sering terjadi, bahkan ada yang nekat bunuh diri di dalam sebuang Mall atau parkiran sebuah Mall ini terjadi pada salah satu Mall.

Media memang sangat membantu dalam memberitakan kejadian-kejadian yang ada disekitar kita, dengan adanya media kita juga dapat mengetahui tentang sebuah organisasi yang khusus untuk menampung cerita atau curahan hati dari orang lain. Menurut saya hal ini sangat membantu karena dapat menekan angka bunuh diri dan membantu masyarakat atau orang-orang yang mempunyai masalah karena jika kita sudah bercerita dengan orang lain maka perasaan kita akan lega dan dapat mengurungkan niat untuk bunuh diri.

Artikel ini juga menyebutkan bahwa orang yang melakukan bunuh diri itu keadaan psikologisnya sangat buruk. Menurut saya hal ini terjadi karena tidak adanya teman untuk berbagi serta masalah yang besar dan biasanya orang yang melakukan bunuh diri ini cenderung tertutup seputar kehidupannya atau pada saat-saat tertentu saja. Maka dapat dikatakan orang yang melakukan bunuh diri ini secara psikologis, ia tidak sehat dan selalu merasa kesepian serta merasa bahwa cobaan hidup selalu menghampirinya dan tidak ada lagi kebahagian untuknya.

Sebaiknya kita sebagai umat manusia yang beragama percaya akan datangnya hari kebahagiaan dan percaya bahwa Tuhan itu selalu ada buat kita. Cobaan hidup itu dapat diartikan karena Tuhan sayang dengan kita dan Tuhan tidak mungkin memberi manusia cobaan melebihi batas kemampuannya, jadi semua cobaan itu pasti ada hikmahnya.

Minggu, 20 Desember 2009

KELOMPOK

Kelompok atau gank banyak ditemui disekitar kita, seperti gank motor atau perkumpulan seperti community yang sudah mempunyai ciri khas atau identitas masing-masing. Dalam berkelompok agaknya terdapat peraturan-peraturan yang harus ditaati oleh anggotanya, seperti jadwal pertemuan atau peraturan yang lebih spesifik yang terkadang terdengar aneh atau kurang relevan namun hal itulah yang membedakan mereka satu dengan kelompok lain.

Kelompok adalah suatu perkumpulan dari berbagai individu yang mempunyai suatu tujuan yang sama. Kelompok adalah sekelompok individu yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi perilaku dari satu individu pada individu lainnya. Kelompok diciptakan oleh beberapa orang individu, individu tersebut disebut sebagai anngota kelompok.

Setiap kelompok mempunyai identitas masing-masing yang membedakan kelompok satu dengan kelompok yang lain. Dapat dilihat dari cara berpakaian atau penampilan, cara berbicara sampai cara berfikir serta sudut pandang setiap kelompok berbeda-beda. Setiap kelompok mempunyai aturannya sendiri-sendiri, ini adalah salah satu yang membedakan mereka. Aturan-aturan itu harus dipatuhi oleh para anggotanya jikalau tidak maka akan diberikan sanksi atau dikeluarkan dari kelompok.

Kelompok dapat mempengaruhi identitas diri karena kelompok adalah salah satu interaksi social yang sangat ampuh dalam mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang lain. Kita dapat sangat terpengaruh sehingga terkadang kita tidak dapat menjadi diri sendiri dalam sebuah kelompok atau dalam keadaan di luar kelompok, jika kita sudah tidak dapat mengetahui diri kita sendiri itu bahaya bagi diri kita karena semakin jauh kita tidak mengenal diri kita maka kita tidak dapat berhubungan dengan diri kita seperti misalnya apa yang kita inginkan dan mengintrospeksi diri dan apabila mengambil sebuah keputusan harus meminta pendapat pada orang lain serta jika ada masalah membutuhkan orang lain karena tidak dapat menyelesaikannya sendiri. Itu adalah efek atau akibat jika kita terpengaruh oleh orang lain sehinnga kita tidak dapat mengenali diri kita sendiri.

Sabtu, 19 Desember 2009

TERTEKAN KARENA PACAR???

Hal ini sering dialami oleh para pasangan yang sedang menjalin cinta atau berbagi kasih saying. Salah satu dari mereka sering merasakan tertekan karena pasangannya menuntut sesuatu yang lebih atau mengatur apa yang harus dilakukannya.

Tertekan adalah perasaan dimana kita tidak dapat melepaskan emosi atau “unek-unek” yang ada dalam perasaan dan pikiran kita. Tertekan juga dapat mengganggu kesehatan, pikiran dan perasaan atau batin kita. Perasaan ini sering terjadi dalam menjalin hubungan seperti pacaran. Perasaan ini dialami oleh salah satu dari mereka karena mereka cemburu pada pasangannya namun tidak dapat diutarakan atau pasangannya terlalu banyak menuntut.

Tertekan karena pacar ini timbul karena rasa cemburu atau pacar kita melakukan hal yang tidak kita sukai sedangkan kita tidak dapat mengutarakannya karena takut akan terjadi pertengkaran hal ini menyebabkan perasaan tertekan pada salah satu pasangan tersebut.

Kasus tertekan karena pacar banyak terjadi bukan hanya pada remaja tetapi pada orang dewasa juga terdapat perasaan seperti ini. Pada remaja dan dewasa pada intinya sama karena penyebabnya tidak jauh dari perilaku pasangannya dan tidak dapat mengutarakan perasaan kita, jika hal ini diteruskan maka yang akan terjadi adalah kita sama saja menyakiti diri kita sendiri.

Menurut saya sebaiknya jika kita mempunyai perasaan atau pikiran yang tidak enak atau membutuhkan kepastian, sebaiknya kita mengutarakannya karena itu adalah hal yang paling baik untuk keadaan perasaan kita.

Jumat, 18 Desember 2009

SAHABAT

Remaja adalah tahap dimana anak biasanya menghabiskan waktu dengan teman dekatnya atau lebih dikenal dengan sahabat. Mereka selalu bersama-sama dimanapun mereka berada dan kapanpun. Menurut mereka sahabat adalah orang yang mempunyai hobi dan kebiasaan yang sama dengan dirinya dan selalu mendukung apa yang dilakukannya namun terkadang sahabat dapat menjadi musuh besar hanya karena salah paham atau berbeda pendapat.

Sahabat adalah seseorang yang dekat dengan kita dan mengerti sedikit banyak tentang kita. Sahabat adalah salah satu tempat kita untuk mencurahkan isi hati dan bercerita segala hal serta berbagi tentang beberapa hal. Sahabat adalah seseorang yang selalu mendampingi kita pada saat sedih maupun senang. Sahabat menjadikan kita mempunyai hari-hari yang menyenangkan dengan berbagai cerita yang seru dan menarik. Tidak semua yang mempunyai shabat menjadi akhir yang bahagia, tidak sedikit dari persahabatan mereka menjadi pertengkaran yang menjadikan mereka sebagai musuh besar.
Seorang sahabat juga mempunyai hak yang sama dengan kita, mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan. Sahabat bukanlah barang yang kita milki melainkan salah satu orang yang penting dalam hidup kita jadi sahabat bukan untuk dimiliki maka dari itu persahabatan bukan dilihat dari kebersamaannya setiap waktu saja tetapi keperdulian dari masing-masing individu. Seorang sahabat juga sebaiknya jangan banyak menuntut atau memaksa kehendak sendiri karena itu dapat merusak persahabatan.
Salah satu sahabat yang baik adalah menerima kita apa adanya, tidak mengatur kita dan dapat menjaga rahasia. Sahabat bukan hanya orang yang mempunyai hobi yang sama atau kesamaan, dalam menjalin persahabatan seharusnya kita menekankan kenyamanan dalam persahabatan dalam berbagai hal seperti, kita dapat menjadi diri sendiri, kita dapat bercerita apa saja tanpa ada rasa sungkan dan dapat berbagi apa saja dengan sahabat kita.
Menurut saya sahabat adalah orang yang dapat membantu dalam bermotivasi, sahabat adalah salah satu stimulus yang baik.
Kita, seharusnya paling tidak mempunyai sahabat untuk dapat mencurahkan isi hati dan perasaan yang sedang kita alami untuk dapat meringankan perasaan kita disaat kita sedih namun dapat juga berbagi kebahagiaan pada saat kita merasa senang. Sehingga perasaan kita menjadi lega dan tenang setelah bercerita dengan sahabat kita yang kita percayai untuk menjaga rahasia atau tidak memberitahu kelemahan kita. Jadi hati-hatilah dalam memilih sahabat karena sahabat akan tahu diiri kita, baik kelebihan maupun kekurangan kita.

Kamis, 17 Desember 2009

BALAS DENDAM

Sekarang banyak sekali aksi criminal yang mengatasnamakan balas dendam. Kasus-kasus seperti penganiayaan dan pembunuhan sering dilandasi dengan dendam pribadi, misalnya seorang laki-laki dewasa meminjam motor kepada temanya tetapi temannya ini tidak mengijinkannya dengan alasan karena ingin memakanyai, karena merasa dilecehkan atau sakit hati oleh ucapannya maka suatu saat seorang laki-laki ini menganiayayanya dan membunuhnya dengan alasan balas dendam. Ini hanya salah satu kasus yang terjadi belakangan ini.

Dendam dalam bahasa Arab di sebut hiqid, ialah "Mengandung permusuhan didalam batin dan menanti-nanti waktu yang terbaik untuk melepaskan dendamnya, menunggu kesempatan yang tepat untuk membalas sakit hati dengan mencelakakan orang yang di dendami".
Dendam (Vengeance ) merupakan suatu perasaan yang lahir daripada perasaan benci atau marah, seringkali dipendam secara rahsia oleh seseorang individu. Dendam juga boleh lahir daripada hasrat dengki atau ketidakpuasan hati. Dalam agama islam, dendam itu adalah berdosa.
Manusia yang mepunyai perasaan dendam mungkin dapat dianggap wajar karena itu adalah naluriah. Perasaan ini muncul karena seseorang merasa dilecehkan atau didzalimi dan mereka yang merasa terdzalimi akan membalas sakit hatinya kepada orang yang bersangkutan sampai ia puas melihat orang tersebut kesakitan atau terzdalimi.
Balas dendam juga tidak dikonotasikan sebagai hal-hal yang negative. Balas dendam dapat dilakukan dalam mengejar prestasi atau hal-hal yang positive lainnya seperti seseorang yg prestasinya tidak memuaskan sehingga ia balas dendam untuk mendapatkan prestasi yang diinginkan. Balas dendam ini disebut balas dendam positif. Balas dendam mempunyai energi yang sangat besar meskipun pada awalnya terasa sakit namun jika kita menyalurkan pada hal-hal yang positif maka akan terjadi hal-hal yang menyenangkan yang tidak pernah disangka-sangka.
Balas dendam yang positif memang sangat menyenagkan dan bermanfaat tetapi jika kita tidak dapat menyalurkannya sebaiknya kita memaafkan kesalahan orang tersebut dan berlapang dada. Hidup dengan penuh rasa dendam sangat tidak menyenangkan karena akan memperlambat kehidupan kita, jika kita tidak mempunyai dendam maka hidup ini akan terasa sangat menyenangkan dan menyegarkan jiwa. Dendam hanya akan merugikan perasaan dan jiwa kita karena sudah menyita banyak energi dan pikiran hanya untuk balas dendam.

SUMBER :

http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=958

http://ms.wikipedia.org/wiki/Dendam

Rabu, 18 November 2009

Kenapa orang senang mudik?

Mudik, kata ini sering kita dengar pada saat dekat dengan perayaan hari raya besar Agama. Mudik adalah istilah untuk individu atau sekelompok individu untuk pulang ke daerah asalnya, dimana dia dilahirkan atau dibesarkan. Mudik dilakukan oleh para individu yang sudah lama merantau dan biasanya mereka merantau untuk bekerja atau kuliah.
Sebagian orang mengalami mudik minimal 1 x selama 1 tahun. Mudik dilakukan pada saat hari raya besar agama, misalnya hari raya agama Islam atau sering disebut “Lebaran”. Hari raya ini menjadi berita utama yang beritanya harus up date agar para pemudik dapat mudik dengan lancar dan selamat sampai tujuan. Berita ini harus selalu disiarkan 1 minggu sebelum lebaran dan 1 minggu sesudah lebaran.
Orang-orang setiap tahun berbondong-bondong untuk mudik, padahal mereka tahu rasanya mudik seperti apa : macet, panas dan melelahkan tetapi mereka tetap melakukan acara mudik tersebut karena mereka berfikir kalau sudah sampai pasti rasa lelah itu hilang karena bertemu dengan sanak saudara dan orang tua mereka atau kakek-nenek mereka.
Moment ini juga digunakan untuk berziarah kemakam orang tuanya atau kakek-nenek mereka ini bagi mereka yang orang tuanya atau kakek-neneknya sudah wafat. Terkadang walaupun orang tua atau kakek-nenek mereka sudah wafat, mereka tetap saja mudik, ini terjadi karena sebagian dari mereka berpendapat bahwa kalau lebaran itu harus pulang selama kita mampu karena hanya itu obat yang dapat menyembuhkan kerinduan pada kampung halamannya. Moment ini juga digunakan untuk berwisata kuliner di kota kelahiran mereka, jadi mereka pulang bukan hanya untuk bertemu dengan sanak saudara mereka, mereka juga melepas kangen dengan makanan khas yang ada di daerah tersebut.
Dapat dikatakan bahwa “kenapa orang senang mudik?”, ada beberapa factor :
• Karena ingin bertemu dengan sanak saudara serta ibu-bapak dan kakek-nenek.
• Karena ingin berziarah kemakam orang tua atau kakek-nenek.
• Karena ingin melepas kangen terhadap kampung halamannya serta ingin berwisata kuliner untuk melepas rasa kangen dengan masakan khas daerah tersebut.
dan para pemudik juga tidak terlalu memikirkan hal-hal yang tidak menyenangkan selama perjalanan mudik missalnya macet dan panas. Hal ini terjadi karena pikiran dan perasaan mereka senang dengan apa yang nanti mereka dapatkan sesudah sampai disana, sehingga mereka tidak memperdulikan kesusahan yang dirasakan selama mudik.
Pokok bahasan diatas dapat mengajarkan bahwa jika kita berpikir positive dan melakukan hal dengan perasaan senang maka hal tersebut akan menjadi indah walaupun terdapat rintangan yang sulit. Intinya kita harus melakukan sesuatu itu dengan hati yang senang dan jangan terlalu banyak mengeluh karena jika kita banyak mengeluh pasti hal yang akan kita lakukan itu menjadi terasa sangat sulit dan merasa tidak mampu namun jika kita melakukannhya dengan perasaan yang senang maka akan terasa lebih mudah untuk melakukan suatu hal atau menggapai sesuatu.